Al-Syukro Mengaji

Al-Syukro Mengaji

Wahai Anakku, Cintailah Al-Quran

Oleh: Elan Jaelani Sidiq, S.Pd.I.

 

Al-Quran adalah firman Allah SWT yang mengandung mukjizat, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, melalui Malaikat Jibril a.s, diturunkan secara mutawatir, dan membacanya termasuk ibadah. Kemukjizatan Al-Quran berlaku sepanjang masa dan tempat (Shalihun fi kulli zaman wa fii kulli makan). Al-Quran merupakan pedoman hidup manusia, obat segala penyakit lahir maupun bathin, dan akan menyelematkan hidup manusia di dunia dan akhirat.

Mengajarkan Al-Qur'an kepada anak adalah hal yang sangat pokok dalam Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

"Didiklah anak-anak kalian dengan 3 (tiga) hal: pertama, didiklah agar cinta kepada Nabi, kedua, didiklah agar cinta kepada keluarga Nabi, dan ketiga, didiklah agar membaca Al-Quran, maka sesungguhnya naungan Al-Quran berada di bawah ‘Arsy Allah, yaitu pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya bersama para Nabi dan orang-orang yang suci". (HR. Ath-Thabrani)

Mengajarkan Al-Quran pada anak, akan menjadikan anak senantiasa dalam fitrahnya dan di dalam hatinya bersemayam cahaya-cahaya hikmah, seningga terjaga dari hawa nafsu dan maksiat yang mengeruhkan hati dan menyesatkannya dari jalan yang benar. Hal inilah, diantara motivasi kuat dilaksanakannya pembelajaran Al-Quran di SMP Islam Al-Syukro Universal. Pembelajaran Al-Quran ini dilaksanakan dengan 3 (tiga) macam pendekatan, yaitu: pertama, pembelajaran pembiasaan tilawah Al-Quran yang dilaksanakan di hari selasa pagi hari, tujuannya menjadi motivasi untuk membiasakan diri membaca Al-Quran. kedua, pembelajaran Al-Quran dengan pendekatan tahsin Al-Quran tujuannya untuk belajar membaguskan bacaan Al-Quran, sehingga bacaan Al-Quran menjadi tartil dan fashih ketiga, pembelajaran tahfidz Al-Quran dengan tujuan para siswa terbiasa menghafal Al-Quran dan juga menjaga hafalannya dengan muraja'ah.

Rasulullah Saw bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari).

Mencintai Al-Qur’an disertai menghafal akan dapat menumbuhkan perilaku, akhlak, dan sifat mulia. Menanamkan rasa cinta anak terhadap Al-Quran pertama kali harus dilakukan di dalam keluarga, yaitu dengan metode keteladanan. Karena itu, jika kita menginginkan anak mencintai Al-Qur’an, maka jadikanlah keluarga kita sebagai suri teladan yang baik dengan cara berinteraksi secara baik dengan Al-Qur’an.

Adapun metode-metode yang bisa digunakan anak mencintai Al-Qur’an diantaranya adalah: pertama, Bercerita kepada anak dengan kisah-kisah yang diambil dari Al-Qur’an. Kedua, Sabar dalam menghadapi anak. Ketiga, Menggunakan metode pemberian penghargaan untuk memotivasi anak. Keempat, Menggunakan semboyan untuk mengarahkan anak mencintai Al-Qur’an. Misalnya : Saya mencintai Al-Qur’an, Allah mencintai anak yang cinta Al-Qur’an, Al-Qur’an sahabat setia sepanjang masa dan lain sebagainya. Kelima, Menggunakan sarana menghafal yang inovatif. misalnya Bagi anak yang dapat berkonsentrasi dengan baik melalui pendengarannya, dapat menggunakan sarana berupa kaset, Bagi anak yang peka terhadap sentuhan, memberikannya Al-Qur’an yang cantik dan terlihat indah saat di bawanya, sehingga ia akan suka membacanya, karena ia ditulis dalam lembaran-lembaran yang indah dan rapi, Bagi anak yang dapat dimasuki melalui celah visual, maka bisa mengajarkannya melalui video, komputer, melalui tulisan, dan media lainnya yang menarik perhatiannya. Keenam, Memilih waktu yang tepat untuk menghafal Al-Qur’an.

Akhir kata, senantiasalah mendekatkan diri kepada Allah, selalu berdo’a kepada Allah untuk kebaikan anak-anak dan berusaha dengan maksimal, serta disertai tawakkal.

Wallahu’alam bi shawab.

Untuk Informasi terkait Al Syukro, bisa langsung CHAT via WhatsApp dengan bagian Call Center kami

  • Senin - Jum'at, Pukul 07.45 s.d 15.30 WIB
  • Sabtu, Pukul 08.00 s.d 13.30 WIB

Silakan klik tombol dibawah ini. Terima kasih