BeritaAl Syukro Universal20 September 2010, Hari Pertama Masuk Sekolah dengan Saling Bermaafan

20 September 2010, Hari Pertama Masuk Sekolah dengan Saling Bermaafan

   Setelah menjalani libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1431 H---tanggal 4 hingga 19 September 2010---, Sekolah Islam Al Syukro kembali memulai kegiatan rutinnya pada Senin, 20 September 2010.
   Senin pagi itu, cuaca cerah, seluruh siswa TK, SD dan SMP serta para guru (yang mengenakan seragam hijau-hijau) melaksanakan apel pagi di halaman sekolah yang rumputnya menghijau dan selalu menyejukkan mata memandang. Byang memberikan sambutan pada apel tersebut adalah Koordinator Bidang Umum YAWADA’I yaitu Bapak Ahmad Mudzakir SPd.
    Dalam pidatonya, Pak Dzakir (panggilan akrab Ahmad Mudzakir) menyampaikan permohonan maaf lahir batin yang tulus kepada seluruh pimpinan sekolah, para guru dan karyawan serta semua siswa sekalian.
   “Mohon maaf lahir dan batin, minal aidin wal faidzin, semoga kita sekalian yang hadir di lapangan ini berhasil dalam meraih target ibadah di bulan suci Ramadhan 1431 H yakni menjadi manusia yang bertakwa. Sekaligus, menjadi makhluk Allah SWT yang suci bersih, seperti bayi yang baru terlahir dari rahim ibunya dengan kesucian tanpa khilaf dan dosa, kembali kepada fitrah masing-masing, amin,” ujarnya.
   Ditambahkannya, sehubungan dengan telah selesainya masa liburan hari raya Lebaran, maka diharapkan, para guru, karyawan sekolah dan seluruh siswa dapat kembali menunaikan tugas dan kewajibannya masing-masing dengan semangat kebersamaan yang lebih terpacu, semangat baru dalam meniti keberhasilan penyelenggaraan  pembelajaran di Sekolah Islam Al Syukro.
   “Mari, dengan semangat kebersamaan, kita semuanya memulai lagi aktifitas pembelajaran yang lebih baik lagi, lebih maju dan lebih berprestasi,” katanya.
     Usai upacara, seluruh siswa saling berbaris rapi memanjang dan memenuhi lapangan rumput sekolah untuk satu per satu menyalami dan saling memohon maaf lahir dan batin kepada para pimpinan sekolah, para guru dan antar mereka masing-masing.
    Acara salam-salaman untuk saling bermaafan ini dimulai dari siswa TK, dilanjutkan dengan siswa SD dan SMP.
   Momentum terakhir, barulah antar guru saling bersalam-salaman dengan penuh keikhlasan saling menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Taqobalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faidzin, shiyamana wa shiyamakum … (fdl)