BeritaElementary (SD)Outbound Al Syukro (1): Siswa Kelas V-B SD asyik ber-Flying Fox

Outbound Al Syukro (1): Siswa Kelas V-B SD asyik ber-Flying Fox

     Tidak semua sekolah seberuntung seperti Sekolah Islam Al Syukro yang memiliki lapangan rumput yang luas membentang. Dan, tak semua sekolah pula, memiliki fasilitas outbound yang lengkap dan atraktif seperti yang diprogramkan oleh Al Syukro. Fasilitas outbound (kegiatan di alam terbuka) sekolah ini mampu menambah nalar dan ajar siswa dalam hal pembelajaran leadership, sehingga dapat membuat mereka menjadi siswa yang berani, mandiri dan sukses menapaki masa depannya dengan cerah.
    Selasa (26 Mei 2009) pagi itu, di area rerumputan sekolah yang luas membentang, dengan cekatan, Irham menaiki tangga kayu yang ditancapkan ke pohon kelapa. Kepalan tangan kecilnya terus bergerak satu per satu, seirama dengan panjatan kaki yang mendorong tubuhnya semakin tinggi ke atas pohon. Tubuh Irham terlilit tali pengaman, ia juga mengenakan helm penutup kepala yang standar.
    Di atas pohon, seorang instruktur telah menanti Irham. Setelah keduanya bertemu di atas pohon, Irham pun ’didandani’.
    Setelah segalanya siap, Irham diinstruksikan untuk meneriakkan takbir, ”Alahu Akbar”...
    Sontak, tubuh siswa kelas V-B SD Islam Al Syukro yang menggantung di atas tali baja ini pun meluncur, dan mendarat di lapangan rumput dengan posisi berdiri.
    Tubuh Irham yang baru saja 'landing' di ’landasan’, langsung mendapat sambutan dari Saja Prasetya, salah seorang dari empat instruktur ’Burangrang Outbound’ dari Cibubur, Jakarta Timur, yang tengah melatih dan memandu para siswa kelas V-B untuk ber-Flying Fox. Seluruh tali pengaman saat ia meluncur dan bergelantungan tadi pun dilucuti kembali.
     ”Rasanya meluncur di ketinggian? Enggak apa-apa ’tuh. Biasa saja,” kata Irham yang mengaku sudah mengulang berkali-kali luncuran Flying Fox ini. Flying fox adalah aktivitas outbound dimana seseorang dapat meluncur atau menyeberang di ketinggian dengan menggunakan tali yang menggantung.
    Dari raut wajah Irham usai melakukan ’pendaratan’, memang tak nampak kerut rasa takut apalagi gemetar. Meski napasnya masih terengal-engal dan peluh membasahi keningnya, namun, tak sedikit pun Irham menunjukkan sikap lemah dan ketakutan dirinya. Irham telah berhasil menaklukkan rasa takut dirinya dengan ber-Flying Fox.  
    Usai Irham, kini giliran Axel. Setelah meneriakkan takbir ”Allahu Akbar”, ia pun sukses meluncur dan menyeberang dari datu pohon ke pohon lain, dari atas pohon kelapa ke lapangan rumput sekolah. ”Pagi ini, aku sudah beberapa kali melakukan Flying Fox, dan sama sekali enggak takut,” ujar Axel sembari mencoba melucuti tali pengaman di tubuhnya yang cukup jangkung.
    Satu per satu, para siswa bergiliran untuk meluncur dan menyeberang dengan gaya Flying Fox-nya masing-masing. Ada yang sambil duduk bergelayutan, ada yang sambil tengkurap seperti layaknya tokoh komik super hero Superman sedang terbang...   
    "Allahu Akbar, Superman meluncur terbang....."   (fdl)