BeritaElementary (SD)PELATIHAN DOKTER CILIK di SD ISLAM AL SYUKRO (1)

PELATIHAN DOKTER CILIK di SD ISLAM AL SYUKRO (1)

   Dokter Cilik atau Dokcil, sudah akrab di telinga kita. Keberadaan Dokcil di sekolah, teramat diharapkan sekaligus membanggakan. Dalam kaitan ini, bertempat di ruang audio visual yang nyaman, sebanyak 30 siswa-siswi kelas IV dan V SD Islam Al Syukro mengikuti “Pelatihan Dokter Cilik” selama dua hari berturut-turut yakni Selasa, 26 Oktober –Rabu, 27 Oktober 2010.
  Pelatihan Dokcil ini digagas bersama, antara SD Islam Al Syukro dengan pihak UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dengan menampilkan sejumlah dokter, perawat, bidan dan tenaga medis lainnya sebagai pembicara.
   Menurut Bapak Drs Dedi Supriadi MPd selaku Deputi Kepala SD Islam Al Syukro merangkap Deputi Kepala SMP Islam Al Syukro, yang membuka secara resmi acara Pelatihan Dokcil ini, diharapkan dengan pelatihan selama dua hari ini menjadi cerminan bahwa siswa-siswi Sekolah Islam Al Syukro adalah anak-anak yang sehat, dan berada di lingkungan sekolah yang juga bersih, sehat dan terawat.
   “Nantinya, mereka---para Dokcil ini---akan menjadi agen-agen kesehatan dan terlibat dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Insya Allah, inilah bentuk nyata dari sarana pendekatan kami terhadap kesehatan di Sekolah Islam Al Syukro,” tuturnya.
   Sementara itu, menurut koordinator Pelatihan Dokcil yakni Bapak Partono Iman (Guru Olahraga), tidak semua siswa kelas IV dan V dapat mengikuti pelatihan ini. Karena memang, Kader Kesehatan Sekolah (Dokter Cilik) ini adalah siswa yang dipilih oleh guru untuk melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman dan lingkungannya.
    “Hanya siswa yang masuk kriteria saja dimana segala hal mengenai ini sudah diatur secara formal oleh lembaga terkait. Kriteria tersebut, misalnya, siswa harus kelas IV dan V, berprestasi, berwatak pemimpin dan bertanggung-jawab, bermoral baik dan suka menolong, bersih dan berperilaku sehat, bertempat tinggal di rumah sehat, dan memperoleh izin dari orangtua siswa,” kata Pak Partono seraya menegaskan bahwa dalam pelatihan kali ini hanya siswa yang minimal menempati ranking kelas pada 10 (sepuluh) besar saja yang diprioritaskan.
   Sejumlah materi disampaikan dalam Pelatihan Dokter Cilik ini, mulai dari memahami Hidup Sehat, Makanan Sehat, Makanan Seimbang, Keadaan Gizi, Garam Yodium, Vitamin A, Imunisasi, Kesehatan Gigi dan Mulut, Penyehatan Rumah, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), pengenalan terhadap Aneka Macam Penyakit (Demam Berdarah, Chikungunya, Leptospirosis, Flu Burung, Diare, Penyakit Kulit, Mata, Tetanus, Cacingan dan lainnya), termasuk materi tentang Strategi Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau SP2HBS. (fdl)