BeritaKindergarten (TK)Alat Bermain Sambil Belajar RANCANG BANGUN di TK Islam Al Syukro

Alat Bermain Sambil Belajar RANCANG BANGUN di TK Islam Al Syukro

    Kecerdasan anak-anak pada dasarnya dapat dilatih sedini mungkin sehingga membuat perkembangan inteligensinya menjadi lebih baik. Untuk anak-anak di bawah usia lima tahun (balita), rangsangan kecerdasan mereka juga dapat dilatih dengan menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) yang banyak sekali ragamnya. Salah satu APE tersebut adalah Alat Bermain Sambil Belajar (ABSB) yang disebut RANCANG BANGUN (KONSTRUKSI).
    ABSB Rancang Bangun adalah alat peraga untuk Taman Kanak-Kanak (TK) yang dipakai dalam kegiatan belajar dan berfungsi untuk MEMPERKENALKAN BENTUK-BENTUK BANGUN DATAR; MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DAYA PIKIR ANAK; MELATIH KETERAMPILAN ANAK DALAM MELAKUKAN KONSTRUKSI (RANCANG BANGUN); MENUMBUHKAN KREATIVITAS DAN IMAJINASI ANAK BERKAITAN DENGAN KONSTRUKSI BANGUN DATAR; serta PENGENALAN WARNA.
    “Alhamdulillah, kini Alat Belajar Sambil Bermain RANCANG BANGUN yang dimaksud itu sudah ada di TK Islam Al Syukro. Sehingga praktis semakin menambah koleksi Alat Permainan Edukatif yang selama ini sudah banyak kami miliki, dan kami pergunakan untuk menunjang kegiatan bermain sambil belajar yang rutin kami laksanakan sehari-hari,” tutur Ibu Isnunarti, Kepala KB-TK Islam Al Syukro-Otista, Ciputat.
    Menurut Ibu Is---sapaan akrabnya Ibu Isnunarti---, alat peraga Rancang Bangun ini diproduksi oleh satu perusahaan swasta di bilangan Bekasi (Jawa Barat), dan TK Islam Al Syukro-Otista telah memilikinya karena memperoleh langsung dari Kementerian Pendidikan Nasional baru-baru ini. “Rencananya, kami akan menambah jumlah alat peraga yang satu ini, karena memang sesuai dengan pengenalan bangun datar bagi anak-anak di TK,” ujarnya.
Penggunaan alat peraga ini, berdasarkan buku pedoman guru yang tersedia menyebutkan bahwa Rancang Bangun ini dapat mengenalkan bangun datar kepada anak melalui APPERSEPSI yakni dengan cara menyebutkan barang-barang yang bentuknya hampir sama seperti buku dan meja (permukaannya), pensil dan tongkat, penghapus dengan kotak pensil dan sebagainya.
    Yang jelas, kegiatan Rancang Bangun adalah untuk melatih kreativitas dan imajinasi anak. Rancang Bangun ini pengembangannya lebih luas daripada tangram, sehingga lebih dapat menunjukkan kreativitas dan imajinasi anak dalam bidang konstruksi.
    Untuk bahan EVALUASI, menurut buku pedoman guru, pada praktiknya satu persatu anak diminta menunjukkan nama bangun yang berbentuk persegi, persegi panjang, lingkaran, segitiga, dan jajargenjang. Setiap anak diminta menyebutkan benda-benda dalam kehidupan sehari-hari yang berbentuk persegi, persegi panjang, lingkaran, segitiga, dan jajargenjang. Bila lebih dari 25% anak belum mampu menyebutkan dengan benar, maka perlu dilakukan pengulangan pada kesempatan berikutnya. (fdl)