Kurikulum adalah seperangkat peraturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam rangka menyiapkan dan meletakkan dasar-dasar bagi pengembangan diri anak didik. Kegiatan tersebut meliputi upaya pengembangan pembentukan perilaku, social emosional dan nilai-nilai agama serta pengembangan kemampuan dasar yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak yang meliputi; pengembangan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi, kognitif, seni dan fisik motorik.

   Kurikulum KB – TK Islam Al Syukro mengacu pada kurikulum Departemen Pendidikan nasional terbaru, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk TK dan RA tahun 2007 yang diimplementasikan dalam  metoda “Belajar Sambil Bermain” dengan enam sentra pengembangan melalui pendekatan Beyond Centers and Circle Times (BCCT) atau dalam bahasa indonesianya adalah lebih jauh tentang sentra dan saat lingkaran. Kegiatan bermain sambil belajar pada sentra-sentra (sentra persiapan, Peran makro dan mikro, balok, imtaq, seni dan sentra bahan alam), dalam rangka mengembangkan seluruh potensi kecerdasan anak. Anak dituntut aktif dan kreatif dalam kegiatan disentra-sentra. 

   Melalui keterpaduan kurikulum dan metode yang digunakan, murid, orang tua dan guru dapat memperoleh kejelasan tentang proses kegiatan dan hasil belajar yang diharapkan dapat dicapai murid di sekolah. Pendekatan ini akan memberikan kelonggaran guru untuk menentukan metoda yang paling tepat  dan menantang para murid untuk mencapai hasil belajar seoptimal mungkin. Sekolah dan guru menggunakan kurikulum ini untuk mengembangkan pembelajaran dan program pengajaran sesuai dengan kebutuhan murid, keadaan sekolah dan tuntutan kehidupan.

   Untuk mewujudkan tujuan pendidikan, Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak Islam Al Syukro, menerapkan dua prinsip pendidikan, yaitu:

1.   Meletakkan pendidikan pada empat pilar belajar
  a.
Learning how to know
Adalah belajar untuk mengenal cara memahami dan mengkomunikasikan sesuatu yang dipelajari.

  b. Learning how to do
Adalah menumbuhkan kreativitas, produktifitas, ketangguhan dan profesionalisme, menguasai kompetensi menghadapi situasi yang senantiasa berubah.

  c. Learning how to be
Pengembangan potensi diri yang meliputi kemandirian, kemampuan bernalar, imajinasi, kesadaran estetik, disiplin dan tanggung jawab.
   
  d. Learning how to live together
Pemahaman hidup selaras, seimbang nasional maupun internasional dengan menghormati nilai spiritual dan tradisi dalam kebhinekaan.

2.   Belajar Sepanjang hayat

Pendidikan diera global ini hendaknya memperhatikan kualitas sumber daya manusia. Karena kualitas SDM akan menentukan kualitas suatu bangsa. Dan kualitas suatu bangsa akan menentukan keberlangsungan hidup bangsa tersebut yang terus berubah seiring dengan perubahan zaman menuju ke masyarakat - industrial. Masyarakat modern – industrial akan berkembang pesat jika ditunjang dengan sumber daya yang berkualitas, informasi dan tehnologi canggih. Perubahan ini akan berdampak pada generasi muda yang perlu dipersiapkan untuk belajar terus menerus.

3.   Pengembangan Kemampuan Leadership

Disamping kedua prinsip pendidikan seperti tersebut diatas, KB – TK Islam Al Syukro juga mengembangkan kemampuan leadership murid, yang antara lain meliputi :

a. Kemampuan untuk memahami diri sendiri / understanding self.
b. Kemampuan keterampilan berkomunikasi / communication
c. Kemampuan menerima dan diterima orang lain / getting along with others
d. Kemampuan belajar cara belajar / learning to learn
e. Keterampilan membuat keputusan / making decision
f. Keterampilan mengelola / managing
g. Bekerja dalam kelompok / working with groups


Untuk Informasi terkait Al Syukro, bisa langsung CHAT via WhatsApp dengan bagian Call Center kami

  • Senin - Jum'at, Pukul 07.45 s.d 15.30 WIB
  • Sabtu, Pukul 08.00 s.d 13.30 WIB

Silakan klik tombol dibawah ini. Terima kasih