Alsyukro – Tangsel , Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan antisipasi serta meminimalisir korban akibat bencana gempa bumi dan kebakaran, Perguruan Islam Al Syukro Universal mengadakan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darutat Gempa Bumi dan Kebakaran Senin, 22 September 2018. Kegiatan Pelatihan dan Simulasi diikuti seluruh siswa dan guru TK, SD dan SMP Islam Al Syukro Universal.

Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut, seluruh guru dan karyawan telah dibekali dengan pengetahuan baik teori maupun praktik pada Pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), selama sehari penuh pada hari Sabtu, 22 September 2018, dari pukul 08.00 – 16.00 WIB.  

Pada kegiatan simulasi, sesuai skenario siswa-siswi melakukan aktivitas kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Pada pukul 09.45, sirine berbunyi pertanda terjadi gempa bumi. Pada saat terjadi gempa, semua siswa dan guru berlindung di tempat-tempat yang aman dari terpaan reruntuhan. Mereka berlindung di bawah atau kolong meja.

Saat bunyi sirine berhenti sebagai tanda sudah tidak ada gempa dan kondisi aman, para guru mengevakuasi para siswa keluar dari ruang kelas melalui pintu depan loby dan pintu samping Aula menuju ke tempat yang aman yaitu titik kumpul. Di Perguruan Islam Al Syukro ada empat titik kumpul.

Titik kumpul 1 yaitu di lapangan upacara untuk para siswa dan guru SD dan Direktorat. Titik kumpul 2 di bawah pohon beringin untuk para siswa dan guru SD yang  keluar melalui pintu loby depan. Titik kumpul 3 berada di samping Lapangan Basket untuk para siswa dan guru yang keluar melalui pintu samping. Dan titik kumpul 4 berada di depan gedung SMP untuk para siswa dan guru SMP.

Untuk mengantisipasi adanya korban luka-luka, pihak sekolah mendirikan Posko Kesehatan. Beberapa petugas kesehatan telah disiapsiagakan di Pos Kesehatan tersebut berikut kelengkapan P3K-nya. Ada juga pos Trauma Center di mana para siswa yang mengalami trauma ditangani oleh para petugas.

Saat kondisi dinyatakan aman, para siswa dan guru dipersilakan kembali ke kelas masing-masing.

Selain mengadakan simulasi gempa, para siswa-siswi TK, SD dan SMP Islam Al Syukro juga mengikuti pelatihan Pemadaman Kebakaran. Ada dua cara yang diperagakan dalam penanganan kebakaran yakni dengan APAR dan dengan kain basah.

Simulasi Tanggap Darutat Gempa Bumi dan Pelatihan Penangglangan Kebakaran tersebut terselenggara atas kerjasama antara Perguruan Islam Al Syukro Universal dengan Desarter Management Centre (DMC) Dompet Dhuafa Republika. (MB)