“Seperti mata uang, teknologi itu memiliki dua sisi yakni sisi kebaikan dan sisi keburukan. Sudah pasti, kita diwajibkan untuk selalu mengeksplorasi sisi kebaikan dari teknologi yang semakin berkembang pesat, dan menghindarkan dari sisi keburukan. Tak boleh kita berhenti belajar, dengan tentu saja, memanfaatkan perkembangan teknologi, agar kita senantiasa bisa selalu ‘one step ahead’. Kita harus belajar, dan terus belajar,” ujar Bapak Kus Hardanta Susilabudi SE, MM selaku General Manager Operational dari Sekolah Islam Al Syukro saat memberi sambutan pada acara peresmian pengoperasian Gedung Pusat Sumber Belajar (PSB) di Sekolah Islam Al Syukro, Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Jum’at (11 Februari 2011).
   Menurut Pak Kus, sapaan akrabnya, dengan telah selesainya pembangunan Gedung PSB ini, maka diharapkan akan dapat banyak diambil manfaat bagi seluruh siswa, guru dan staf yang ada di lingkungan Sekolah Islam Al Syukro.
   “Saya berharap, akan banyak manfaat dari keberadaan Gedung PSB ini. Selain itu, mari kita jaga dan pelihara Gedung PSB ini sebaik-baiknya. Karena memang, pada dasarnya, melaksanakan pembangunan itu lebih mudah, bila dibandingkan dengan melaksanakan maintenance-nya,” pesan Pak Kus.
   Turut hadir pada peresmian pengoperasian Gedung PSB ini Ibu Hajjah N Fitriyani Rinasari SH, MM selaku Pembantu Pimpinan pada Subdit Sarana dan Prasarana Direktorat Pembinaan Pendidikan Dasar Ditjen Dikdasmen (sekaligus orang tua dari siswi kelas VI-B SD Islam Al Syukro yakni Yufita Ria Oktiani); seluruh guru KB/TK, SD dan SMP Islam Al Syukro, juga Kepala KB/TK Islam Al Syukro Ibu Isnunarti; Kepala SD/SMP Islam Al Syukro Bapak Supangat Rohani MA; dan tim pengurus dari Smart Ekselensia Indonesia (sebuah sekolah tingkat menengah berasrama dan bebas biaya yang berada di bawah naungan Lembaga Pengembangan Insani/LPIDompet Dhuafa Republika); serta Ibu Sri Nurhidayah selaku Direktur LPI.
   Sementara itu, Kepala SD dan SMP Islam Al Syukro Bapak Supangat Rohani MA mengatakan, biaya pembangunan satu lantai Gedung PSB yang berukuran 7 x 8 meter ini adalah sekitar Rp 140 juta dengan mayoritas dana berasal dari bantuan langsung pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional dan ditambah lagi dengan dana dari Yayasan Wakaf Daar Asykaril ‘Ibaad (YAWADA’I). Awal pembangunannya sudah dilaksanakan sejak Sabtu, 2 Oktober 2010, dan kini telah dioperasikan, lengkap dengan fasilitas PERPUSTAKAAN DIGITAL (DIGITAL LIBRARY).
   “Karena itu, tak salah bila kita mengusung tema acara peresmian pengoperasian Gedung PSB ini dengan semboyan: Let’s Be Digitalist Learner’s. Hingga kini, sudah tersedia sekitar 100 buah keping cakram digital berupa VCD, CD dan DVD yang berisi tentang materi pembelajaran yang terkait dengan pembelajaran inti dan pendukung. Insya Allah, akan segera dilakukan penambahan berupa 100 keping cakram digital lagi untuk semakin memperkaya khasanah Perpustakaan Digital di Gedung PSB ini. Sekali pun demikian, perpustakaan (konvensioal) berupa buku-buku dan aneka bacaan masih tetap ada, serta semakin ditingkatkan pula kuantitas maupun kualitas buku-bukunya, yang semuanya berada di lantai II Gedung PDST Sekolah Islam Al Syukro,” ujar Pak Supangat bangga.  (fdl)